nasyid

Rabu, 08 April 2015

SENJA BERTASHBIH DI KOTA SATRIA

SENJA BERTASHBIH DI KOTA SATRIA
      Di mata nya kota Purwoerto sore itu sangat indah. Siapa sangka gadis manja itu bisa sampai di tempat itu seorang diri tanpa kedua orang tuanya ikut serta. Itu kali pertamanya dia pergi jauh dari orang tuanya.
      Setelah sekitar 1 jam mengitari kota Purwokerto, akhirnya dia menemukan asrama untuknya tinggal selama setahun kedepan.
“astaga...jadi asrama kumuh ini yang dipesankan ayah untukku.”gerutunya dalam hati
Sepertinya gadis manja ini sedikit kecewa. Namun mau bagaimana lagi,dia telah berjanji untuk menerima apapun fasilitas yang diberikan orang tuanya, bagaimanapun bentuknya itu.
...
      “meong...meong..dduuaarrr...”suara brisik dari lantai bawah
Ditengoknya dari atas, ternyata suara kucing yang sedang lari-larian.
“apa lagi ini?? Tidak tidak kamu harus bisa tahan.”ucapnya pelan seraya mencoba menahan emosinya.
Tak hanya itu saja, pagi pertamanya di asrama dia dibuat jijik dengan tetangga kamarnya yang menaruh sisa makanan di depan kamar tanpa membuangnya ke tempat sampah.Dia berharap di kampus nanti tidak menemukan hal-halmenyebalkan lagi.
Sepertinya di kampus dia belum menemukan teman yang cocok. Dia lebih suka menghabiskan waktu kosong di gazebo dekat pohon kersem sambil mendengarkan mp3 atau membaca novel-novel koleksinya.

(bersambung...)bingung untuk kelanjutannya -__-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar