nasyid

Kamis, 07 Mei 2015

TERNYATA BUKAN DIA :D




TERNYATA BUKAN DIA :D

“tok...tok...” terdengar suara ketukan pintu yang begitu keras. Segera ku akhiri dan kututup Al qur’an ku. Tak ada orang didepan pintu tapi ada sebuah amplop merah dilantai. “Untuk Fatimah” tulisan di amplopnya. Sepertinya ini untukku tapi dari siapa? Aku tentu bertanya-tanya siapa pengirim surat ini. Kata-kata nya begitu dalam, beberapa kali aku menitikkan air mata. Subhanallah andai aku tau siapa pengirim surat ini, aku akan mengatakan padanya bahwa dia sungguh benar-benar pandai merangkai kata-kata. Surat itu tak hanya sekali atau dua kali dikirim orang rahasia itu, tapi hampir setiap minggu aku mendapatkan surat dengan warna amplop yang sama. Apa mungkin ini penggemar rahasiku? Hahaha tanyaku dalam hati. Tapi ya masak ada penggemar rahasia segala, cemen sekali dia hanya beraninya mengirim surat. Kalau berani ketemu langsung denganku.
...
Setelah selesai syuro dengan anggota LDF dikampusku aku segera menuju kantin karena sudah lapar sekali sejak pagi belum sempat sarapan.
“ukh temenin aku makan lah...” ajakku pada Zaenab
“ayuk, aku juga lapar nih ukh...” jawabnya
Kami berdua makan di kantin Pak Kumis, karena yang jualan kumisnya tebal jadi sering disebut kan Pak Kumis hehe. Saat kami tengah menungu pesanan, segerombol mahasiswa cowok angkatan atas tengah menuju kantin sepertinya mereka juga mau makan disana. Yah jadi kurang nyaman nih karna banyak yang cowok. Kalau belum terlanjur mesen sih kami memilih pindah kantin. Tapi bodo amat lah ya, karena perutnya udah gak bisa nahan ya terpaksa jadi makan disitu, toh makanan juga hampir datang.
Saat lagi nikmat-nikmatnya makan ada seorang ikhwan yang menghampiri segerombol senior itu. Astaga ...itu akh Zaky, seorang ikhwan yang hafidz 20 juz itu. Subhanallah dia begitu berkharismatik, tak sengaja aku memandangnya begitu lama.
“heh ...ukh ingat jaga pandangan..” Zaenab mengingatkanku
“subhanallah ukh...hafidz 20 juz.” Kataku padanya
“iya ukh...subhanallah banget, semoga kita bisa seperti dia ya”  tutur nya
Tapi apa yang dibawanya itu, amplop merah... persis sekali dengan amplop yang sering kuterima. Jangan-jangan dia yang suka mengirim surat padaku.
Semenjak itu aku jadi kepedean sendiri, merasa jika akh Zaky lah yang mengirim surat padaku. Setelah kuliah ketika akan pulang aku berpapasan dengannya di tangga kampus. Kami tak sengaja saling bertatapan, dia mengganggukkan kepala dan senyum padaku. Wah...seketika aku serasa kenyang setelah mendapat senyum manisnya siang itu.
...
“kringggg...” ponselku berbunyi, rupanya ada pesan singkat dari ukh Leli, seniorku di kampus. Dia meminta bertemu denganku sore ini untuk membicarakan suatu hal.
Aku berjalan dengan tergesa-gesa sore itu takut ukh Leli menungguku terlalu lama. Ternyata dia juga baru datang. Dan apa yang dia katakan aku begitu kaget.
“bagaimana dek? Apakah kamu mau, tidak perlu dijawab sekarang kok.” Tuturnya
Sebenarnya aku juga menginginkannya tapi aku masih semester 4, apakah harus secepat ini. Sudah 3 malam ini aku meminta petunjuk dari-Nya tapi belum juga ada titik terang. Akhirnya aku meminta pendapat abi dan umi, mereka menyerahkan semua keputusannya padaku.
Dengan mengucap bissmillah aku mengirim pesan singkat kepada ukh Leli bahwa aku menyetujuinya. Aku sangat berharap jika dia adalah akh Zaky yang selalu mengirim surat padaku. Tak apalah aku pikir, aku juga tetap bisa melanjutkan studyku meskipun telah menikah. Apalagi menikah dengan seorang hafidz seperti akh Zaky, sungguh itu adalah impianku.
...
Setelah beberapa detik jantungku berdegup begitu kencang. Dan apa yang terjadi, ternyata orang yang mengirim surat padaku bukan akh Zaky melainkan sahabatnya akh Roby. Dia memang begitu asing bagiku, karena dia memang baru saja wisuda 1  bulan yang lalu dan jarang pula ke kampus. Dan itu pertemuan kami yang pertama. Ternyata dia telah memperhatikanku sejak aku semester 2. Jadi akh Zaky hanya membantu akh Roby untuk mengantar surat nya ke kosanku. Sebelumnya aku memang begitu mengagumi akh Zaky. Tapi sepertinya Allah telah memberikan seseorng yang lebih dari yang ku inginkan. Baru aku tau juga kalau akh Roby juga hafizd 30 juz. Subhanallah ...

#inspirasi malam ini, karena Allah mudah untuk membolak-balikan hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar