Flashback...
dulu saya heran kenapa teman-teman saya yang pandai, belajarnya rajin,
sholatnya juga rajin malah tidak ditrima di PTN yang mereka inginkan. Sedangkan
saya, belajar saja males-malesan, sholat bolong-bolong malah ditrima. Saya
sempat berfikir bahwa ini tidak adil bagi mereka, mereka sudah berusaha keras
tapi tidak mendapatkan sesuai yang mereka harapkan, dan saya sepertinya juga
tidak pantas mendapatkan ini semua.
Tapi semakin kesini saya mulai
mengerti bahwa Allah telah membuat skenario yang indah bagi hambanya. Mungkin
dengan mereka belum ditrima itu untuk menguji kesabaran mereka, seberapa sabar
mereka mendapat ujian itu. Juga kenapa saya yang ditrima padahal saya suka
melalaikan perintahNya munngkin karena, Allah ingin agar saya berubah menjadi
pribadi yang lebih baik.
Alhamdulillah masih diberi kesempatan
oleh-Nya untuk kembali di jalan-Nya meskipun menurut saya waktunya sudah
terlambat. Ya..saya sangat bersyukur daripada saya tidak diberi kesempatan
untuk memperbaiki diri.
Terkadang saya merasa malu ketika bersama
teman-teman yang basicnya mereka diajarkan agama dari kecil. Sedangkan saya,
harus memulai dari 0 diusia saya yang sekarang. Tapi dengan dekat mereka saya
menjadi termotivasi untuk bisa seperti mereka.
Saya
juga sempat berfikir, andai saja saya dari kecil sudah diajarkan agama oleh
orangtua saya pasti rasanya sungguh menyenangkan, setelah saya tau inilah Islam
yang sesungguhnya begitu indah. Lagi-lagi saya harus bersyukur karena diluar
sana teman-teman saya yang dari kecil agama nya kuat malah sekarang semakin
pudar. Itu yang membuat miris : ( . Atau ada juga yang sudah jelas-jelas
difasilitasi oleh orangtuanya untuk
belajar agama, misalnya saja di ponpes, tapi mereka menolak. Jujur saya iri
sekali, saya saja sekarang ingin sekali belajar agama lebih tapi mereka malah
menyianyiakan kesempatan itu.
Ya wallahualam.... mungkin Allah punya
rencana lain yang kita tidak tau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar