nasyid

Rabu, 06 Mei 2015

:)



                Flashback... dulu saya heran kenapa teman-teman saya yang pandai, belajarnya rajin, sholatnya juga rajin malah tidak ditrima di PTN yang mereka inginkan. Sedangkan saya, belajar saja males-malesan, sholat bolong-bolong malah ditrima. Saya sempat berfikir bahwa ini tidak adil bagi mereka, mereka sudah berusaha keras tapi tidak mendapatkan sesuai yang mereka harapkan, dan saya sepertinya juga tidak pantas mendapatkan ini semua.

          Tapi semakin kesini saya mulai mengerti bahwa Allah telah membuat skenario yang indah bagi hambanya. Mungkin dengan mereka belum ditrima itu untuk menguji kesabaran mereka, seberapa sabar mereka mendapat ujian itu. Juga kenapa saya yang ditrima padahal saya suka melalaikan perintahNya munngkin karena, Allah ingin agar saya berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

          Alhamdulillah masih diberi kesempatan oleh-Nya untuk kembali di jalan-Nya meskipun menurut saya waktunya sudah terlambat. Ya..saya sangat bersyukur daripada saya tidak diberi kesempatan untuk memperbaiki diri.

Terkadang saya merasa malu ketika bersama teman-teman yang basicnya mereka diajarkan agama dari kecil. Sedangkan saya, harus memulai dari 0 diusia saya yang sekarang. Tapi dengan dekat mereka saya menjadi termotivasi untuk bisa seperti mereka.

 Saya juga sempat berfikir, andai saja saya dari kecil sudah diajarkan agama oleh orangtua saya pasti rasanya sungguh menyenangkan, setelah saya tau inilah Islam yang sesungguhnya begitu indah. Lagi-lagi saya harus bersyukur karena diluar sana teman-teman saya yang dari kecil agama nya kuat malah sekarang semakin pudar. Itu yang membuat miris : ( . Atau ada juga yang sudah jelas-jelas difasilitasi oleh orangtuanya  untuk belajar agama, misalnya saja di ponpes, tapi mereka menolak. Jujur saya iri sekali, saya saja sekarang ingin sekali belajar agama lebih tapi mereka malah menyianyiakan kesempatan itu.

Ya wallahualam.... mungkin Allah punya rencana lain yang kita tidak tau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar