nasyid

Kamis, 04 Juni 2015

rumah makan impian



Alhamdulillah mendapat kabar gembira hari ini. Warung bakso milik ayah insyaallah seminggu lagi sudah mulai buka. Meskipun sebentar lagi membuka warung beliau enggan untuk berhenti berjualan bakso keliling , entah aku juga tidak faham alasannya. Setidaknya itu cita-cita ibu untuk memiliki sebuah warung bakso meski baru kecil-kecilan.
Berasal dari keluarga wirausaha kuliner membuatku ingin menjadi wirausaha juga. Mulai dari nenek yang memiliki sebuah warung makan sederhana dan juga menerima catering, hingga ayah juga berkecimpung di dunia kuliner. Itulah yang juga membuat ku hoby memasak. Ya suatu hari nanti aku ingin memiliki sebuah rumah makan. Bagaimanapun caranya itu harus terwujud.
Aku ingin memiliki rumah makan yang traditional, dimana makanannya merupakan ciri khas Indonesia, ya seperti bakso dan makanan yang pedas serta aneka olahan seafood hehe. Mungkin akan menjadi menu andalan rumah makan masa depanku : D . selain itu harganya insyaallah terjangkau, dan juga makanannya halal.  Dan yang jelas tanpa micin dan zat berbahaya lain karena itu sangat tidak bagus untuk kesehatan.
Dimana lokasinya nanti di dekat perairan seperti pinggir pantai, atau di tengah danau agar terkesan menyatu dengan alam hhe. Wah..membayangkannya saja sepertinnya nyaman. Selain itu akan ada sebuah mushola  minimalis, sehingga pengunjung dapat dengan mudah melaksanakan sholat. Mungkin akan ada tambahan penghibur sedikit yaitu group band nasyeed yang akan bernyanyi menemani makan para pengunjung. mungkin akan seperti ini --








atau bisa jadi seperti ini 

Emm...lalu setiap pengunjung yang datang akan mndapatkan di setiap piring mereka tulisan “uang ini milik kamu, tapi suplay makanan adalah milik semua orang, masihkan kamu punya alasan untuk menyia-nyiakan makanan ini”. dan terdapat peraturan jika ada pengunjung yang masih menyisakan makanannya maka akan dikenakan denda berupa uang, yang mana uangnya nanti akan disumbangkan pada mereka yang kurang mampu.
Pelayannya nanti mungkin adalah laki-laki semua, dan harus beragama islam. Bila mungkin harus mempekerjakan wanita, akan berada di bagian dapur dalam.

Ya, itulah sedikit cerita tentang salah satu impianku untuk memiliki rumah makan. entah bagaimana kelanjutannya. Smoga suatu hari nanti yang aku tulis disini akan terwujud. aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar